Our Program
1. Sekolah Bebas Biaya
AgenKultur mengelola sebuah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang bernama PKBM Malacca yang berlokasi di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah Jakarta Barat. PKBM yang awalnya di gagas oleh Ibu Syamsinar R. pada tahun 2003 ini menyelenggarakan sekolah bebas biaya setara SMP dan SMA serta pendidikan keterampilan wanita (life skill). Peserta didiknya saat ini telah mencapai 130 orang dari latar belakang yang beragam seperti : pedagang kaki lima, tukang ojek, satpam, dengan rentang usia 15 sampai dengan 50 tahun. Mayoritas peserta didiknya adalah anak-anak putus sekolah dan mereka yang dengan berbagai keterbatasan tidak dapat mengakses pendidikan di jalur formal.
AgenKultur saat ini juga sedang melakukan persiapan untuk meyelenggarakan pusat kegiatan belajar dan home schooling di daerah Tangerang – Banten.
2. Program Diskusi dan Bedah Buku
Divisi pendidikan AgenKultur melakukan berbagai pengembangan yang berkaitan dengan upaya peningkatan wawasan bagi para peserta didik di sekolah yang kami kelola.
Salah satunya dalam bidang studi Bahasa Indonesia dan Apresiasi Sastra kami mengadakan program diskusi dan bedah buku. Pada bulan ini peserta didik kami mengapresiasi novel karya seorang penulis Brazil Paulo Coelho yang berjudul “Sang Alkemis”. Novel ini sedemikian populernya (dibaca oleh sekitar 43 juta orang di seluruh dunia) dan telah diterjemahkan dalam 56 bahasa. Novel spiritual ini sarat dengan pesan-pesan positif dan mengandung kekuatan penggugah motivasi. Pesan sentralnya adalah; setiap orang memiliki kekuatan untuk mewujudkan apapun mimpi-mimpinya, dengan berbekal kegigihan dan keyakinan.

Oleh karenanya kami berharap novel ini dapat menjadi salah satu gerbang untuk membangkitkan spirit “menghidupkan mimpi” dalam meraih cita-cita bagi peserta didik kami, disamping peningkatan wawasan literer mereka terhadap karya-karya sastra dunia terkini.
Novel ini terkumpul dari sumbangan para dermawan, baik perorangan maupun mereka yang tergabung di berbagai milis. Atas bantuan dan partisipasinya kami mengucapkan banyak terimakasih.
3. Counter Culture and Social Campaign
Saat ini kami sedang merancang beberapa bentuk kampanye sosial yang salah satu medianya adalah pembuatan dan pendistribusian poster yang mengajak publik menjadi konsumen yang kritis dan bijak dalam membelanjakan uang, serta menggugah rasa keperdulian terhadap lingkungan sosialnya. ( tunggu informasi lengkapnya..)
2 Tanggapan sejauh ini »
RSS Komentar · URI Lacak Balik
Ade Zaenal Mutaqin berkata,
Februari 18, 2008 @ 3:28 pm
Ok F.W fei ! Megamendung menunggu untuk agenkultur untuk mencerdaskan kami !
ono semblang berkata,
September 8, 2008 @ 4:40 pm
yo jadi bangunan kecil peradaban yang batu, pasir, cangkul, kita kumpulin dan kerjakan di jalur yang sama bukan untuk saling menyerang……!!!